CHAOS IN MOTION – ASIAN TOUR

6 03 2008








CHAOS IN MOTION – ASIAN TOUR

FORT CANNING PARK, January 17th 2008

Line up:

vocals : James LaBrie

guitars : John Petrucci

keyboards : Jordan Rudess

bass : John Myung

drums : Mike Portnoy

Fyuuuh…. Another great show from great band !

PUWASSSSSSSZZZZZZZ!!!!!!!!! Bayangin aja nonton 3 jam, 2 meter dari panggung, atmosfer luar biasa seru. Biar hujan tetep aja nekat, ampe habeeeezz…..

Gate venue dibuka sekitar 18:30 waktu setempat. Gw yang ngantri 150m dari gate dengan Agung, begitu masuk langsung buru2 hunting merchandise. Setelah nyomot beberapa item buat kenang2an, kita pun langsung nyebur ke keramaian. Venue saat itu belum terlalu rame, so masih sempet seting tempat yg agak mepet ke panggung, kapan lagi bow?

Sekitar jam 7an, penonton mulai rame. Biarpun malam itu tidak terlalu penuh untuk ukuran venue sebesar Fort Canning, sekitar 3000an, tapi atmosfer “open air live” sangat mendorong adrenalin keluar.

JRENG! Show dibuka jam 20:00, Sharp!!!

Berikut kronologis by set list, gw catet dg input dari Agung, Andri & Yoega after the show :

* Ants Odyssey (intro video)

Sebuah visualisasi video dengan animasi yang cool, dg theme semut2 ala sleeve album SC, di-combine dg history band yang berujung ke logo DT.

* Also sprach Zarathustra (band intro)

Kalo gak salah ini komposisi klasik yg dimainkan dengan full band oleh DT.

1. Constant Motion

Great opening, perfect song for headbang.

2. Never Enough

Sebuah lagu tribute to Muse hehe, kebetulan sebelum pertunjukan mulai disetelin lagu Muse jg.

3. Surrounded ’07

DT mengaransemen lagu ini dan sering membawakannya di Chaos in Motion Tour. Intro keyboard-nya yang khas sengaja dihilangkan. Dengan intro keys panjang, ext. lirik, ext. guitar solo…sumprit jadi panjang banget lagu ini.

4. The Dark Eternal Night

My 1st orgasm…halah, lagu ini bener2 chaos dibawain live. MP agak ribet mbacking vokalnya. Pukulannya kadang gak disiplin, mungkin karena gemes pengen atraksi terus. Melempar stik ke beberapa arah, termasuk lempar2an dengan JP, cukup menghibur. Dia jg masih rajin ngludah ke mana2, ih-jorokz! Visualisasi video di lagu ini cool juga, animasinya kocak, tentang monster yg dikeroyok personel2 DT. Gitar JP menyembur api ke monster itu, dan diludahin MP juga😉. Outro lagu ini diextend cukup panjang, party section for JR dengan continuoum-nya, yang nyambung ke

5. Keyboard solo

Bintang malam itu sebenarnya JR, solo keyboard-nya keren, dengan efek sound yang weir. Sound di continuoumnya serem bgt. Kemudian dia menenteng keytar-nya dan main ke depan panggung. Di lagu2 selanjutnya dia juga beberapa kali ikut maju ke depan untuk berduel dengan JP. Pas nganggur pun dia juga rajin meng-conduct penonton utk teriak2. Makin tua makin gaya neh si Jordan. Solo ini nyambung ke intro lagu

6. Lines in The Sand

Lagu era Derek Sherinian favorit gue, di tur album Falling into Infinity pun sering dimainkan. Killer solo by JP di tengah lagu. JLB seperti biasa meng-“ladies & gentleman, Mr. John Petrucci”-kan. JR kembali nenteng keytar-nya dan maen ke depan duel dengan JP.

7. Forsaken

Koor penonton sangat kompak di lagu ini, mungkin karena reff lagunya yg sangat ngepop & gampang dihapal. Di lagu ini pula respon penonton sedikit liar. Banyak yg maen dorong2, gw juga ikut terdorong sampai nggeser ke tengah. Damn, di situ soundnya tambah nendang, sound bass John Myung jelas banget. Video lagu ini jg kocak, tentang seseorang yg digigit vampir, trus dibawa terbang ……..Four Secooooond…. fly away with me cunaiiit………

8. The Ministry of Lost Souls

Gitar solo JP panjang banget di akhir lagu, ditambah improv drum MP yg keren pula. JP sengaja memasang 1 pedal di tengah panggung, whammy [?] [terpisah dengan efect guitar board dia]. Dengan begitu dia bisa party section di tengah2 panggung, tidak hanya di “main stand” dia. Di akhir lagu JLB appreciate audiens Singapura yang meskipun hujan tetap memeberikan respon yg bagus dan tidak beranjak dari tempatnya.

~~~intermission 15 menit~~~

9. In The Presence of Enemies

Begitu masuk intro….tetetetetet, tetetet……jreeeeeeengg!!! gw langsung orgasme lagi, anjeeer….. Gila banget membuka sesion ke 2 dg intro seperti itu, setelah panggung sebelumnya gelap . …wuih, langsung klimaks bow, asli lemes ngliat mereka maenin lagu 25 menit itu. Bagi gw ini adalah epik terbaik dari DT sejauh ini, alur lagu dari awal sampai akhir nyambung dengan enak. Benang merah nya [di musik] tidak terlalu njomplang. ITPoE juga asik banget dibawakan secara live, terutama bagian yg mirip lagu2 Metallica …hey! hey! hey!… MP yg mengganti kaos basketnya ke baju jersey Singapura merah putih dengan rajin meng-conduct penonton. Visualisasinya jg keren, dg theme jembatan/jalan layang [cover cd SC] dan dilalui semut2.

10. Home

Mungkin ini lagu yg mendapat respon paling bagus dr penonton [agung, andri & yuega juga mengamini]. Mungkin karena lagu dari album Scenes From a Memory yang fenomenal itu, jd penonton bnyk yg excited. Dengan kompak penonton merespon main riff-nya, tetetetetet…waw waw, tetetetet….waw waw….seru abez .

11. Misunderstood

Satu-satunya lagu dari album 6DoIT, proggy, respon penonton tidak begitu kelihatan rame.

12. Take The Time

Long extended version, JR kembali nenteng keytar-nya dan duel solo dengan JP di depan panggung. Ini menjadi lagu terakhir sesion 2. Seperti biasa para personel say goodbye sebelum masuk ke

—–encore—–

Medley :

13. i. Trial of Tears

Dari intro sampai refrain pertama. JLB mengganti liriknya …It’s raining, it’s raining on Singapore city.

14. ii. Finally Free

Penonton kembali histeris, di videonya nampilin scene Victoria yg ditembak, …”open your eyes Victoria!” Semua penonton sepertinya sudah familiar dengan scene tsb. Koor yang ngikutin interlude gitarnya juga terdengar cukup keras, woooooo……cool

15. iii. Learning to Live

Hanya potongan intro yg disambung interlude di tengah lagu, cool seque

16. iv. In The Name of God

Satu-satunya lagu dari album Train of Thought, part of medley pula, agak sayang sebenarnya. JP sempet ngganti gitarnya sebelum nyambung ke

17. v. Octavarium

JP kembali ngumbar lead-nya di akhir lagu, klimaks banget, perfect ending.

Sebelum konser, gw kurang yakin dengan vokal JLB akan maksimal. Ternyata salah, malam itu dia tampil cukup prima. Pengambilan vokalnya sangat “wise” tidak ada kesan memaksakan mencapai nada2 tinggi. Beberapa bagian dengan nada tinggi seperti di Surrounded dia improv dengan cukup smooth. Vocal line terakhir di ITPoE, “I do not fight for you…Dark Master!” adalah favorit gw.

Selain menonton bandnya, malam itu gw sangat terhibur dengan sajian visualisasi video di backdrop-nya. Bahkan sering, gw malah lebih asik nyimak sampai lupa nonton bandnya. Dibuat sangat variatif, memadukan animasi kartun dan klip2 yang mendukung lagu yg bersangkutan. Kita jg bisa melihat permainan masing2 personel dari angle2 tertentu, close up tentunya. Ini didukung beberapa webcam yang dipasang di beberapa titik.

Satu pertunjukan yg memaksimalkan kecanggihan teknologi. Satu pelajaran buat band2 laen bagaimana menjajikan tontonan yang menarik ke penggemarnya. ….layak dipuji dan…… tidak overrated.

Thanks to :

maspuyatmultiplydotcom


Actions

Information

7 responses

23 07 2008
pryoegassive

Bro (sis) mmm nama saya muncul di blog ini (agung dan andri juga), sorry jadi pengingat saja, ini bro (sis) siapa ya, soalnya yang ketemu after the show itu kan agung, andri , poernomo, kusnov, mas andre, goldha, deden, etc, nah yang mana tuh. (yang disebut diatas masih sering ketemu di JKT)

Apapun, Konser malam itu jadi pengalaman yang sangat berharga, soalnya itu dah di mimpi-mimpikan, bertahun2. beberapa temen dari batam bahkan menjadi sacrifice son dengan hanya modal nekat, jadi gak tidur, di orchad road sambil menunggu fery paling pagi…….

tabik,

Yoega Diliyanto

23 07 2008
duniamascha

hai bro yoega .. saya bukan siapa2 …
dan bukan pula salah satu dari nama2 yang bro sebutin diatas …

saya hanya salah satu penggemar DT dan
saya hanya ingin membagi ‘energi’ dari yg tulisan diatas ….

once more TX maspuyatmultiplydotcom

23 07 2008
ZXV

EEEHM………..

23 07 2008
ZXV

LAGI GAK…..SIBUK OOM….

24 07 2008
pryoegassive

ooooh, I see. ok salam kenal. kapan kapan kalau ada DT lagi berangkat bareng aja ke singapore hehehe, syukur kalau di JKT mereka mau hadir.
Betul Energi DT memang harus disebar sebanyak dan sesering mungkin.

keep the dream alive

Tabik

YD

25 07 2008
duniamascha

OK bro yoga,
gw benernya juga dah gabung ma forum IDTFC.com, cuman yaaaa …. jarang posting gitu. semacam passive memberlah …. kekekekek

1 12 2008
Dokken1

Dream Theater is in the studio again, and I can’t wait to see what magic they produce!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: