PT rasis ? masak sih ……

4 09 2008

Ehm …. seperti biasa, mascha minta maap kalo jarang update forum ini, tapi tiap hari mascha selalu memantau kok perkembangan forum ini, dari si ZXV yang sukanya cuman senyum2 sendiri, si chilla yang menghilang dan lain-lain, sungguh mascha salute sama kalian2 yang masih aktif hadir diblog dunia macha walopun jarang update kayak dulu lagi.

Eeeee …. sedang sibuk kerja mascha di sms ma anak blog, nanyain ttg peristiwa PT yang diduga rasis. mascha kaget juga dengerin hal itu, masak sih PT rasis? yang bener aja …..

Selanjutnya mascha telusuri masalah itu, ternyata setelak ketemu pangkalnya, oooooo begitu tooh ceritanya …. gini neeeeh.

 

===== sedikit  versi mascha (kebetulan mascha liat ndiri)=====

Pada tanggal 17 agustus 2008, di acara ceriwis yg tayang di TransTV disiarkan secara Live dari Silang Monas Jakarta. Naaah yang jadi host waktu itu selain teh indy + Ibek (indra Bekti) ada juga si Olga. Sementara yang jadi guest star adalah PT, Marcell dan Hendrik (extravaganza). Yang pertama dipanggil naek panggung adalah PT, selanjutnya teh indy manggil si Marcell lalu Hendrik.

Nah pada waktu hendrik keluar diya ditanya sama salah satu host (mascha lupa siapa) “lw mau dipanggil apa?”. Pas sesaat setelah itu, PT langsung teriak2 “china…china…..diya panggilannya china…..:”  sambil teriak2 dan nunjuk2 ke hendrik, PT lompat2 

Degh….! mascha kaget setengah mati….. ngapain PT treak2 kayak gitu, untung teh indy langsung bisa handle situasi tadi, “biar china biar jawa biar ………(lupa) tapi tetap Indonesia, OK”

Cukup disayangkan, diacara yang disiarkan secara live keseluruh indonesia, rating acara ceriwis yang selalu diatas rata2, tema tunggal acara itu adalah peringatan HUT kemerdekaan 17 agustus, jadi agak ngganjel dengan peristiwa yang ada sangkut pautnya dengan PT.

But …… setelah mascha telusuri, ternyata memang hendrik biasanya dipanggil dengan panggilan china oleh teman2 nya, seperti itu juga diya dipanggil oleh rekan2 di extravaganza. Tapi yang perlu diberi pembatas adalah, ungkapan kata tadi dilontarkan dalam kapasitas untuk : mengejek atau panggilan. (ini diya neeh)

Naaaah yang jadi masalah adalah hal itu terlontar oleh PT di acara yg disiarkan LIVE Nasional dan dalam rangka 17 agustus. OK kita bisa aja mengatakan kalo, setiap orang bisa berbuat kesalahan. tapi …. ungkapan itu hanya sekedar untuk mengurangi rasa kecewa kita karena yang berbuat itu adalah Putri Titian, tapi dibalik itu …. rasa penyesalan tetap muncul, kenapa PT mesti seperti itu ….secara PT sendirinya pernah berperan jadi anak keturunan china di sinetron ling ling ling lung, nurut mascha sih …. PT kayak gitu karena terbawa suasana saja …. 

Yaaaah memang PT anaknya seperti itu sih …. suka gak kontrol heheheheh ….. tapi emang udah waktunya PT kudu lebih hati2 dalam tindakan dan ucapan, karena PT sekarang sudah menjadi milik publik. Yang resikonya adalah setiap tindakan dan ucapannya bakalan menjadi konsumsi publik.

PT, lw kudu tegar menghadapi cobaan ini, ok? Anggap aja ini adalah test mental, cobaan untuk naek kelas, dan apalah ….. yg seharusnya bisa membuat lw lebih tegar. Bangkit ya PT ….

bwt teman2 …. gak usah tersinggung, kita anggap kejadian ini sebagai peringatan untuk kita semua. bahwa kita harus lebih berhati2 dalam bertindak dan berucap. ayo kita dukung PT agar bisa tegar menghadapi ini semua. 

Semua harus dihadapi dengan kepala dingin.

PISS

=========================================